Pages

Selasa, 18 September 2012

RPP SHALAT FARDHU

[1]
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
A. Mata pelajaran : Fiqih
B. Kelas/semester : VII/2
C. Alokasi waktu : 4 x 40 (2 kali pertemuan)
D. Standar kompetensi : 2. Melaksanakan tata cara shalat fardhu dan sujud sahwi
E. Kompetensi dasar : 2.1 Menjelaskan tata cara shalat lima waktu
F. Indicator : 2.1.1 Menjelaskan pengertian shalat
2.1.2 Menunjukkan dalil diwajibkannya shalat lima waktu
2.1.3 Menjelaskan syarat wajib shalat
2.1.4 Menjelaskan syarat sah shalat
2.1.5 Menjelaskan rukun shalat
2.1.6 Menjelaskan waktu shalat
2.1.7 Menjelaskan hal-hal yang membatalkan shalat
G. Tujuan pembelajaran :
Pertemuan ke 1
1. Menjelaskan pengertian shalat
2. Menunjukkan dalil diwajibkannya shalat
3. Menjelaskan syarat wajib shalat
4. Menjelaskan syarat sah shalat
5. Menjelaskan rukun shalat
Pertemuan ke 2
1. Menjelaskan waktu shalat
2. Menjelaskan hal-hal yang membatalkan shalat
Ulangan ke 1
H. Materi pelajaran
Pertemuan ke 1
A. PENGERTIAN SHOLAT
Secara etimologi sholat berarti berdoa, sedangkan secara istilah sholat menurut para fuqaha
dikategorikan menjadi sholat secara lahiriah dan hakikiyah. Secara lahiriah sholat berarti perbuatan
dan ucapan yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam, yang dengannya berarti kita
melakukan ibadah kepada Allah sesuai dengan syarat – syarat yang telah ditentukan.
Adapun secara hakikiyah sholat berarti berhadapan hati (jiwa) kepada Allah dengan perbuatan
yang mendatangkan rasa takut kepada Allah dan rasa mengakui kebesaran dan kesempurnaan Allah
atau mendahirkan hajat dan keperluan kita kepada Allah yang kita sembah dengan perkataan dan
perbuatan atau dengan kedua – duanya.
Dalam pengertian lain shalat ialah salah satu sarana komunikasi antara hamba
[2]
dengan Tuhannya sebagai bentuk, ibadah yang di dalamnya merupakan amalan yang
tersusun dari beberapa perkataan dan perbuatan yang dimulai dengan takbiratul ikhram
dan diakhiri dengan salam, serta sesuai dengan syarat dan rukun yang telah ditentukan syara’.
Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa shalat adalah
merupakan ibadah kepada Tuhan, berupa perkataan denga perbuatan yang diawali dengan
takbir dan diakhiri dengan salam menurut syarat dan rukun yang telah ditentukan syara”.
Juga shalat merupakan penyerahan diri (lahir dan bathin) kepada Allah dalam rangka
ibadah dan memohon ridho-Nya.
B. SEJARAH DAN DALIL TENTANG KEWAJIBAN SHALAT
1. sejarah tentang diwajibkannya sholat
Perintah tentang diwajibkannya mendirikan shalat tidak seperti Allah mewajibkan zakat
dan lainnya. Perintah mendirikan shalat yaitu melalui suatu proses yang luar biasa yang
dilaksanakan oleh Rasulullah SAW yaitu melalui Isra dan Mi’raj, dimana proses ini tidak dapat
dipahami hanya secara akal melainkan harus secara keimanan sehingga dalam sejarah
digambarkan setelah Nabi melaksanakan Isra dan Mi’raj, beliau mendapatkan perintah sholat 5
waktu. Ketika perintah itu disampaikan kepada kaumnya, mereka tidak serta merta
menerimanya. umat Islam ketika itu terbagi menjadi tiga golongan yaitu yang secara terang –
terangan menolak kebenarannya itu, yang setengah – tengahnya dan yang yakin sekali
kebenarannya.
Kesabaran dan kegigihan nabi Saw lambat laun menuai hasil, mereka yang menentang dan
ragu – ragu pada akhirnya dapat menerima ajakan nabi untuk melaksanakan sholat lima waktu.
2. dalil tentang diwajibkannya sholat
a. Al-Baqarah,Ayat : 43
b. Al-Baqarah,Ayat : 110
c. Al –Ankabut,Ayat : 45
d. An-Nuur,Ayat : 56
Dari dalil – dalil Al Quran diatas tidak ada kata – kata perintah sholat dengan perkataan “
laksanakanlah” tetapi semuanya dengan perkataan “dirikanlah”. Kata – kata “melaksanakan” itu
tidak mengandung unsur batiniah sehingga banyak mereka yang mengaku islam dan melaksanakan
sholat tetapi masih berbuat keji dan munkar karena substansi sholat tidak sampai kedalam jiwa.
Sementara kata “mendirikan” selain mengandung usaha lahiriah juga mengandung unsur batiniah
sehingga apabila shalat telah mereka laksanakan, maka mereka tidak akan melakukan perbuatan
yang dilarang oleh Allah.
C. SYARAT WAJIB SHOLAT
Seseorang diwajibkan salat jika sudah memenuhi syarat – syarat sebagai berikut :
1. Islam
2. Baligh (bagi laki-laki ditandai dengan apabila ia telah bermimpi basah sedangkan bagi
[3]
perempuan jika ia telah haid)
3. Berakal (tidak gila dan atau dalam keadaan sadar)
4. Mengetahui syarat dan rukunnya sholat
5. Tidak dalam keadaan haidh dan nifas bagi wanita
D. SYARAT SAH SHOLAT
Seseorang dikatakan sah sholatnya jika memenuhi hal – hal berikut ini :
1. Suci dari hadast kecil dan hadast besar
2. Suci badan, pakaian, dan tempat sholat dari najis
3. Menutup aurat
4. Menghadap kiblat
5. Sudah masuk waktu sholat
E. RUKUN SHOLAT
1. Niat dalam hati
2. Berdiri bagi yang mampu
3. Takbirotul ikhrom
4. Membaca al fatikhah
5. Rukuk disertai dengan tumakninah
6. Iktidal disertai dengan tumakninah
7. Sujud 2 kali disertai dengan tumakninah
8. Duduk diantara 2 sujud disertai dengan tumakninah
9. Duduk untuk tasyahud awal
10. Membaca tasyahud akhir
11. Membaca shalawat kepada nabi Muhammad SAW
12. Mengucap salam yang pertama sambil menengok kekanan
13. Tertib
Pertemuan ke 2
F. BATALNYA SHOLAT
1. Meninggalkan salah satu rukun dan syarat sholat dengan sengaja
2. Berbicara selain bacaan sholat
3. Bergerak lebih dari 3 kali kecuali dalam keadaan darurat
4. Terbukanya aurat pada waktu sholat
5. Makan dan minum pada saat sholat
6. Tertawa terbahak - bahak
[4]
G. WAKTU MELAKSANAKAN SHALAT FARDHU
1. Shalat zduhur
Waktunya ketika matahari mulai condong ke arah Barat hingga bayangan suatu benda
menjadi sama panjangnya dengan benda tersebut kira – kira pukul 12.00 – 15.00 siang
2. Shalat Ashar
Waktunya sejak habisnya waktu dhuhur hingga terbenamnya matahari. Kira – kira – kira
pukul 15.00 –18.00 sore
3. Shalat Magrib
Waktunya sejak terbenamnya matahari di ufuk barat hingga hilangnya mega merah
dilangit. Kira – kira pukul 18.00 – 19.00 sore
4. Shalat Is’ya
Waktunya sejak hilangnya mega merah di langit hingga terbit fajar. Kira – kira pukul
19.00 – 04.30 malam
5. Shlat Shubuh
Waktunya sejak terbitnya fajar (shodiq) hingga terbit matahari. Kira – kira pukul 04.00 –
5.30 pagi
I. Metode pembelajaran :
1. Ekspositori
2. Demonstrasi
3. Diskusi
4. Penugasan
J. Kegiatan pembelajaran :
Pertemuan ke 1
Langkah 1 (kegiatan pendahuluan) meliputi :
1. Berdoa
2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
3. Motivasi : guru menceritakan sebab – sebab turunnya perintah sholat
Langkah 2 (kegiatan inti) meliputi :
1. penyampaian materi
· Tatap muka
· Guru menjelaskan pengertian sholat
· Guru menyebutkan nama surat al quran beserta ayatnya yang berkaitan dengan perintah
sholat
· Guru menjelaskan syarat wajib sholat
2. Eksplorasi
Secara berkelompok Siswa mencari dalil – dalil yang berkaitan dengan perintah sholat didalam
al quran beserta terjemahnya
3. Elaborasi
[5]
· Secara individu siswa membacakan salah satu dalil perintah sholat yang telah ditemukan
dengan lafal yang benar
· Mendiskusikan tentang syarat – syarat wajib sholat
4. Konfirmasi
· Guru menanyakan kepada siswa tentang pemahaman terhadap materi
· Guru menyimak bacaan siswa tentang dalil perintah sholat dengan melihat ketepatan lafalnya
· Guru memberikan ulasan tentang hasil diskusi
Langkah 3 (kegiatan penutup) meliputi :
1. Guru menyimpulkan materi hari ini
2. Memberikan kesempatan bertanya kepada siswa
Pertemuan ke 2
Langkah 1 (kegiatan pendahuluan) meliputi :
1. Berdoa
2. Guru mengulas materi minggu lalu
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini
4. Motivasi : menanyakan kepada siswa apakah selalu mengerjakan sholat 5 waktu secara rutin,
memberikan gambaran siksa neraka bagi orang yang tidak melakukan kewajiban solat fardhu
Langkah 2 (kegiatan inti) meliputi :
1. penyampaian materi
· Tatap muka
· Menjelaskan tentang rukun sholat
· Menjelaskan hal – hal yang membatalkan sholat
2. Eksplorasi
Siswa menyebutkan waktu – waktu melaksanakan sholat
3. Elaborasi
· Mendemonstrasikan gerakan sholat yang benar
· Secara berkelompok menyebutkan hal – hal yang sering dilakukan didalam sholat dan
membatalkan sholat
4. Konfirmasi
· Tanya jawab tentang materi yang telah dibahas
· Mengulas hal – hal yang telah didiskusikan
Langkah 3 (kegiatan penutup) meliputi :
1. Menyimpulkan materi yang telah dibahas hari inj
2. Siswa mengumpulkan hasil diskusi minggu lalu dan hasil diskusi hari ini
Ulangan harian 1
K. Alat/bahan/sumber
1. Alat : LCD, laptop, buku
[6]
2. Bahan / sumber belajar
· Tatang Ibrahim, Fikih 1, Armico bandung, 2009
· Latifah dkk, fikih, yudhistira, 2010
· Fikih 5 mazdhab
· Al quran dan terjemahnya
L. Penilaian
1. Jenis tagihan
· Diskusi kelompok: tata cara melaksanakan sholat bagi orang sakit
· Tugas individu : mencatat dan mengumpulkan ayat – ayat tentang perintah sholat beserta
artinya
2. Bentuk tagihan
· Portofolio
· Ulangan harian essay
3. Instrument (terlampir)
4. Tindak lanjut
· Remedial dan pengayaan
M. Pedoman penskoran
Diskusi kelompok
1. Sempurna 80 – 100
2. Kurang sempurna 60 – 79
3. Tidak sempurna 40 – 59
Laporan tentang tata cara pelaksanaan sholat bagi orang sakit
1. Sempurna 80 – 100
2. Kurang sempurna 60 – 79
3. Tidak sempurna 40 – 59
Laporan tentang penulisan ayat – ayat al quran yang berhubungan dengan perintah sholat
1. rapi dan benar 80 – 100
2. Benar 60 – 79
3. Tidak lengkap 40 – 59
4. Salah 0
Ulangan harian setiap nomor diberi skor 10
Nilai akhir
Nilai akhir = (nilai diskusi kelompok + tugas individu + nilai ulangan harian 1)
3
Mengetahui
Kepala sekolah
Slamet Suparman, S.Pd.I
Tempuran, januari 2011
Guru Mapel
Nur Ainiyah, S.Pd.I
[7]
Lampiran 1
INSTRUMENT ULANGAN HARIAN 1
NO SOAL SKOR
1 Sebutkan arti shalat menurut syara 10
2 Sebutkan syarat wajib shalat 10
3 Sebutkan rukun shalat 10
4 Sebutkan hal –hal yang membatalkan shalat 10
5 Mengapa shalat dikatakan sebagai tiang agama 10
6 Sebutkan macam – macam shalat 5 waktu 10
7 Mengapa shalat wajib juga disebut shalat 5 waktu 10
8 Jelaskan waktu – waktu shalat fardhu 10
9 Apa sebabnya seseorang melakukan sujud sahwi 10
10 Tuliskan dalil tentang perintah shalat fardhu 10
[8]
Lampiran 2
SILABUS
SEKOLAH : MTs Sudirman Tempuran
KELAS : VII ( TUJUH )
MATA PELAJARAN : FIKIH
SEMESTER : I (Satu)
TAHUN PELAJARAN : 2010/2011
STANDAR KOMPETENSI : Melaksanakan Tata Cara Salat Fardu Dan Sujud Sahwi
Kompetensi Dasar Indikator Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran
Penilaian Alokasi
Waktu
Sumber Belajar
Teknik Bentuk Instrumen Soal
1. Menjelaskan tata
cara salat lima
waktu
Muatan pendidikan
karakter meliputi :
· kepercayaan diri
· Jujur
· Kerja keras
· ketekunan
· Menjelaskan pengertian salat
· Menunjukkan dalil diwajibkannya
salat lima waktu
· Menjelaskan syarat wajib salat
· Menjelaskan syarat sah salat
· Menjelaskan rukun salat
· Menjelaskan sunah-sunah salat
· Menjelaskan hal-hal yang
membatalkan salat
Salat lima waktu 1. Guru menjelaskan tentang pengertian salat
2. Guru menunjukkan dalil salat
3. Guru menerangkan syarat, rukun, sunah dan
hal-hal yang membatalkan salat
Tes tertulis Essay 1. Sebutkan
rukun salat
2. Sebutkan
sunah-sunah
dalam salat
4x40 menit Tatang Ibrahim, Fikih
1, Armico bandung,
2009
Latifah dkk, fikih,
yudhistira, 2010
Fikih 5 mazdhab
Alat :buku paket, CD
pembelajaran,
2. Menghafalkan
bacaan salat lima
waktu
Muatan pendidikan
karakter meliputi :
· kepercayaan diri
· Jujur
· Kerja keras
· Ketekunan
· ketelitian
· Menuliskan bacaan-bacaan dalam
salat
· Melafalkan bacaan-bacaan salat
· Menghafalkan bacaan-bacaan salat
Bacaan salat lima
waktu
1. Siswa menyalin bacaan-bacaan salat lima
waktu
2. Guru membacakan bacaan-bacaan salat lima
waktu dan siswa mendengarkan
3. Siswa mengucapkan bacaan salat lima waktu
4. Siswa menghafalkan bacaan-bacaan salat lima
waktu
Non tes Unjuk
kerja
1. Lafalkan
bacaan sujud
2. Lafalkan
tasyahud awal
3. Lafalkan
bacaan i’tidal
4x40 menit Tatang Ibrahim, Fikih
1, Armico bandung,
2009
Latifah dkk, fikih,
yudhistira, 2010
Fikih 5 mazdhab
Alat :buku paket, CD
pembelajaran,
3. Menjelaskan
ketentuan waktu
salat lima waktu
Muatan pendidikan
karakter meliputi :
· kepercayaan diri
2. Menjelaskan ketentuan waktu salat
zuhur
3. Menjelaskan ketentuan waktu salat
ashar
4. Menjelaskan ketentuan waktu salat
magrib
Ketentuan waktu
salat
1. Guru menjelaskan ketentuan waktu salat
zuhur, asar, magrib, isya’ dan subuh
2. Guru melafalkan dalil ketentuan waktu salat
lima waktu dan siswa menirukan
Tes tertulis Essay 1. Sebutkan
waktu salat
duhur
2. Tuliskan dalil
ketentuan
waktu salat
2x40 menit · Buku paket
LKS Tatang Ibrahim,
Fikih 1, Armico
bandung, 2009
Latifah dkk, fikih,
yudhistira, 2010
[9]
· Jujur
· Kerja keras
· Ketekunan
· ketelitian
5. Menjelaskan ketentuan waktu salat
isya
6. Menjelaskan ketentuan waktu salat
subuh
7. Melafalkan dalil ketentuan waktu salat
lima waktu
Fikih 5 mazdhab
Alat :buku
paket, CD
pembelajaran,
4. Menjelaskan
ketentuan sujud
sahwi
Muatan pendidikan
karakter meliputi :
· kepercayaan diri
· Jujur
· Kerja keras
· Ketekunan
ketelitian
· Menjelaskan pengertian sujud sahwi
· Menjelaskan sebab-sebab sujud sahwi
· Melafalkan bacaan sujud sahwi
· Menjelaskan cara melaksanakan sujud
sahwi
Sujud sahwi 1. Guru menjelaskan pengertian sujud sahwi dan
sebab-sebab sujud sahwi
2. Guru melafalkan bacaan sujud dan siswa
mengikuti
3. Guru menjelaskan cara melaksanakan sujud
sahwi
4. Secara mandiri siswa mengahafalkan bacaan
sujud sahwi
Tes tertulis
Tes lisan
Essay
Pertanyaan
lisan
1. Jelaskan
pengertian
sujud sahwi
2. Tulislah
bacaan sujud
sahwi
2x40 menit Tatang Ibrahim, Fikih
1, Armico bandung,
2009
Latifah dkk, fikih,
yudhistira, 2010
Fikih 5 mazdhab
Alat :buku paket, CD
pembelajaran,
5. Mempraktek-kan
salat lima waktu
dan sujud sahwi
Muatan pendidikan
karakter meliputi :
· kepercayaan diri
· Jujur
· Kerja keras
· Ketekunan
ketelitian
· Mendemonstrasikan salat lima waktu
· Mendemonstrasikan sujud sahwi
Salat lima waktu
dan sujud sahwi
1. Siswa mempraktekkan salat lima waktu
bersama-sama
2. Guru memperagakan sujud sahwi dan siswa
mengikuti
Non tes Unjuk
kerja
1. Praktekkan
sujud sahwi
2. Praktekkan
salat subuh
4x40 menit Tatang Ibrahim, Fikih
1, Armico bandung,
2009
Latifah dkk, fikih,
yudhistira, 2010
Fikih 5 mazdhab
Alat :buku paket, CD
pembelajaran,
[10]

0 komentar:

Poskan Komentar